Bandar Lampung, 27 Oktober 2025 – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Bandar Lampung kembali melaksanakan upacara pengibaran bendera Merah Putih dengan penuh hikmat pada hari Senin (27/10/2025). Seluruh civitas akademika, mulai dari guru, staf, hingga siswa, berkumpul di lapangan madrasah untuk mengikuti kegiatan rutin yang menjadi sarana pelatihan disiplin dan karakter.
Pada upacara kali ini, yang bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Koordinator Bidang Kurikulum, Ibu Eva Wati, S.Pd.I. Sementara itu, petugas upacara dipercayakan kepada siswa-siswi dari Kelas 5 Ibnu Sina yang telah berlatih keras selama beberapa hari sebelumnya, menunjukkan kekompakan dan melakukan yang patut diacungi jempol.
Dalam amanatnya, Ibu Eva Wati, S.Pd.I. , menyampaikan pesan yang sangat penting dan mudah diingat oleh para siswa, yaitu mengenai pentingnya mengamalkan “Empat Kata Ajaib” dalam kehidupan sehari-hari.
Beliau menjelaskan bahwa keempat kata tersebut adalah kunci untuk membangun pribadi yang santun, beretika, dan disukai oleh banyak orang.
Empat kata ajaib yang disampaikan oleh Ibu Eva Wati adalah:
-
"TOLONG," yang harus diucapkan saat kita membutuhkan bantuan orang lain.
-
"TERIMA KASIH," sebagai penghargaan atas setiap bantuan atau kebaikan yang kami terima.
-
"MAAF," yang wajib diucapkan saat kita melakukan kesalahan atau menyakiti perasaan orang lain.
-
"PERMISI," yang digunakan saat ingin melewati atau mengganggu aktivitas seseorang dengan sopan.
“ Anak-anakku sekalian, empat kata ini terdengar sederhana, namun memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan penuh kasih sayang. Dengan mengamalkannya, kalian tidak hanya menjadi siswa yang pintar secara akademik, tetapi juga menjadi anak yang berakhlak mulia ,” tegas Ibu Eva Wati.

Di akhir amanatnya, Ibu Eva Wati juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh siswa Kelas 5 Ibnu Sina yang telah menjalankan tugas sebagai petugas upacara dengan sangat baik, tertib, dan disiplin.
Kepala MIN 2 Bandar Lampung, H. Untung Pribadi, M.Pd.I., yang ikut hadir dalam upacara tersebut, berharap pesan tentang empat kata ajaib ini dapat benar-benar meresap dan menjadi bagian dari karakter siswa MIN 2 Bandar Lampung dalam setiap interaksi mereka di sekolah maupun di luar sekolah.
Upacara diakhiri dengan pembacaan doa, menandai dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar di madrasah dengan semangat baru dan nilai-nilai kebaikan yang diperkuat.

