Bandar Lampung (10/1/26) - Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Bandar Lampung kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Kali ini, salah satu siswi terbaiknya, Khumaira Ayunda Mubarok , berhasil meraih Medali Perunggu dalam ajang bergengsi OMNAS XV (Olimpiade Nasional Matematika dan Sains Bahasa Inggris ke-15) untuk mata pelajaran Bahasa Inggris.
Khumaira Ayunda Mubarok, siswi yang dikenal aktif dan bersemangat ini, berkompetisi di Level 2 (untuk kelas 3-4 SD/MI) dalam seleksi tingkat Provinsi Bandar Lampung. Kegiatan seleksi yang diselenggarakan oleh Emerald Education Center ini dilaksanakan di SD Muhammadiyah 1 Bandar Lampung pada tanggal 16 November 2025. Prestasinya ini menunjukkan bahwa siswa-siswi MIN 2 Bandar Lampung memiliki daya saing yang tinggi, bahkan dalam kompetisi yang melibatkan peserta dari berbagai sekolah unggulan.

Menyanggapi pencapaian luar biasa ini, Kepala MIN 2 Bandar Lampung, Bapak H. Untung Pribadi, M.Pd.I. menyampaikan rasa syukur dan bangganya. “Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh ananda Khumaira Ayunda Mubarok. Medali Perunggu di OMNAS XV adalah bukti nyata dari kerja keras, disiplin belajar, dan dukungan penuh dari orang tua, serta guru pembimbing di madrasah, termasuk Wali Kelas Ibu Arma Yurida, M.Pd. Prestasi ini bukan hanya kebanggaan bagi Khumaira dan keluarganya, tetapi juga bagi seluruh civitas akademika MIN 2 Bandar Lampung,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan, “Semoga keberhasilan Khumaira ini menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus berprestasi dan mengukir nama madrasah di kancah nasional maupun internasional. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pendidikan dan memfasilitasi setiap potensi yang dimiliki oleh anak-anak didik kami.”
Khumaira Ayunda Mubarok yang tampak ceria mengenakan seragam Pramuka dan memegang sertifikat serta medalinya, diharapkan menjadi teladan bagi rekan-rekannya. Mata pelajaran Bahasa Inggris, yang sering dianggap menantang, berhasil ia taklukkan melalui ketekunan dan bimbingan yang tepat dari para guru.
Pihak madrasah menyatakan bahwa mereka akan terus mendukung kegiatan-kegiatan kompetisi serupa sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan siswa dan membekali mereka dengan mental juara. Prestasi Khumaira ini juga menegaskan peran madrasah sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada pendidikan agama, tetapi juga unggul dalam bidang akademik umum, sesuai dengan visi Kementerian Agama.

