Kebun Edukasi MIN 2 Bandar Lampung Hadir Sebagai Perwujudan Program GERTASM

Kebun Edukasi MIN 2 Bandar Lampung Hadir Sebagai Perwujudan Program GERTASM

Bandar Lampung – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Bandar Lampung kembali menjadi sorotan positif sebagai madrasah pelopor. Pasalnya, program “Kebun Edukasi” yang telah lama berjalan sukses di madrasah kini sangat relevan dan bahkan dapat menjadi model percontohan bagi program yang baru digalakkan oleh pusat, yaitu GERTASM (Gerakan Tanam Sayuran Madrasah) .

Komitmen MIN 2 Bandar Lampung dalam mewujudkan Madrasah Hijau dan mewujudkan ketahanan pangan kepada siswa telah terwujud melalui pemanfaatan lahan sempit seluas sekitar 6x8 meter di samping ruang guru menjadi kebun yang produktif dan edukatif.

Keberhasilan Kebun Edukasi ini terletak pada semangat "sama-sama memelihara dan merawat tanaman" yang melibatkan warga seluruh madrasah, mulai dari kepala madrasah, guru, staf, hingga peserta didik.

Siswa/siswi berseragam pramuka tampak aktif bergotong-royong merawat dan menyiangi gulma, menanamkan nilai-nilai tanggung jawab sosial dan kecintaan terhadap alam secara langsung di lapangan.

Kebun ini sudah lama ada. Dengan adanya program GERTASM dari pusat, ini menjadi momentum yang tepat bahwa yang kita lakukan di MIN 2 Bandar Lampung selama ini sudah sejalan dan bahkan bisa menginspirasi madrasah-madrasah lain di luar sana ,” ujar H.Untung Pribadi, M.Pd.I. (kepala madrasah MIN 2 Bandar Lampung) 

Kebun Edukasi ini dikenal karena keragaman tanamannya, terutama yang berkhasiat obat. Jenis-jenis tanaman yang dibudidayakan antara lain sayur-sayuran dan rempah seperti : Terong, Jahe, Kunyit, Sereh (Serai), dan Bunga Telang.

Bunga Telang yang ditanam sebagai sumber pewarna alami dan minuman herbal, menjadi bukti kreativitas madrasah dalam memanfaatkan tanaman lokal untuk kesehatan dan edukasi.

Dengan adanya Kebun Edukasi yang telah mapan, MIN 2 Bandar Lampung membuktikan bahwa program Madrasah Hijau bukan sekedar slogan, melainkan aksi nyata yang konsisten dan berdampak. Kesuksesan ini diharapkan dapat menjadi model inspiratif bagi implementasi GERTASM secara luas di madrasah-madrasah seluruh Indonesia.


09/11/2025 07:38, Dilihat 546 kali